Pelatih Minta Maaf Karena Gagal Membawa Sriwijaya FC Kembali ke Liga 1

Pelatih Minta Maaf Karena Gagal Membawa Sriwijaya FC Kembali ke Liga 1

Mohammad
Minggu, 01 Desember 2019

Bola.eMadura.com - Sriwijaya FC terpaksa harus bertahan di Liga 2 hingga musim depan (2020). Hal ini karena tim berjuluk Laskar Wong Kito ini kalah 1-0 dari Persiraja Banda Aceh dalam laga perebutan posisi ketiga Liga 2 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (25/11/2019) sore.

Gol tunggal pemain Persiraja Banda Aceh, Assanur "Torres" Rizal, menjadi tangis kebahagiaan bagi Persiraja dan kekecewaan bagi Sriwijaya FC.

Kashartadi selaku pelatih Sriwijaya FC menyatakan, dirinya sudah berusaha secara maksimal untuk membawa tim kembali ke Liga 1. Tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan para pendukung Sriwijaya FC.

"Kegagalan kami kolektif, bukan karena saya pribadi. Saya sudah berusaha bekerja maksimal. Pemain juga bermain dengan hebat. Tapi Allah SWT tak memberi rezeki kepada kami," kata Kashartadi dilansir Bola.com.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak manajemen, pemain dan pendukung Sriwijaya FC.

"Kami minta maaf tak berhasil mengembalikan Sriwijaya FC ke Liga 1," katanya dalam konferensi pers di Gianyar Bali.

Ia juga menyampaikan, bahwa permainan Sriwijaya FC sudah cukup baik. Timnya juga memiliki beberapa peluang bagus. Tetapi peluang tersebut tidak juga berbuah gol.

"Pertandingan menarik. Kami lebih menguasai permainan dan punya beberapa peluang. Tapi kami memang tak beruntung. Satu kesalahan membuat Persiraja bisa mencetak gol. Saya tak menyalahkan pemain. Setelah kebobolan, kami terus menekan mereka. Tapi Persiraja memperkuat pertahanan," ujarnya dikutip dari Bola.com.

Selama menangani Sriwijaya FC, Kas Hartadi selama ini memiliki catatan yang bagus. Pelatih asal Solo ini pernah mengantarkan Sriwijaya FC menjadi juara ISL 2011-2012.

Sayangnya pada musim 2018, tim ini harus terdegradasi ke Liga 2. Itu artinya, perhelatan Liga Indonesia 2020 menjadi kali kedua Sriwijaya FC berada di kasta kedua sejak terdegradasi.

Terkait nasibnya sebagai pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengaku pasrah terhadap keputusan pihak manajemen. Apalagi sudah 2 kali Sriwijaya FC dinilai gagal meraih prestasi di Liga 1 2018 dan Liga 2 2019.

"Saya belum komunikasi dengan manajemen. Apakah saya tetap di Sriwijaya FC atau tidak. Jadi kami akan diskusi untuk membahasnya. Jika manajemen tak menghendaki saya lagi, saya harus mencari klub lain," tuturnya dikutip dari Bola.com.