Hasil Sidang Komdis PSSI 21-22 Nopember 2019: Persela Lamongan Mendapatkan Sanksi Berat Akibat Ulah Oknum Supporter

Hasil Sidang Komdis PSSI 21-22 Nopember 2019: Persela Lamongan Mendapatkan Sanksi Berat Akibat Ulah Oknum Supporter

Mohammad
Minggu, 01 Desember 2019

Bola.eMadura.com - Liga 1 2019 pekan ke-28 diwarnai dengan ulah oknum supporter yang tidak puas dengan hasil yang diperoleh tim kesayangannya. Persela Lamongan terpaksa mendapat sanksi keras dari PSSI akibat ulah oknum supporter yang protes secara berlebihan.

Sebagian supporter Persela Lamongan melakukan protes karena hasil buruk yang diperoleh Persela. Protes tersebut dilakukan dengan turun ke lapangan hijau saat Persela melawan Perseru.

Supporter Persela turun ke lapangan pertandingan, merusak spanduk iklan, merusak gawang, merusak aboard serta melakukan pengejaran terhadap pemain Persela Lamongan.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes karena Persela terus berkutat di papan bawah klasemen hingga menjelang pekan-pekan akhir Liga 1 2019.

Laga Persela Lamongan vs Perseru Badak Lampung FC terpaksa dihentikan dan ditunda selama kurang lebih 1 jam. Pertandingan baru bisa dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan, itupun dengan persetujuan dari kedua tim.

Sebagai konsekuensinya, Persela Lamongan mendapat sanksi keras dari Komdis PSSI. Persela harus membayar denda sebesar 200 juta rupiah dan dilarang bermain tanpa penonton hingga akhir musim 2019.

Perseru Badak Lampung FC yang saat itu menjadi lawan Persela juga mendapat sanksi dengan membayar denda sebesar 50 juta rupiah akibat mendapatkan 6 kartu kuning.

Inilah Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 21 November 2019

1. Persela Lamongan
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Perseru Badak Lampung
- Tanggal kejadian: 20 November 2019
- Jenis pelanggaran: Membakar spanduk, perusakan gawang, perusakan aboard serta masuk ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Persela Lamongan sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
- Hukuman: Larangan tanpa penonton pada saat laga home dan away sampai akhir musim
kompetisi 2019 dan denda Rp. 200.000.000.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 22 November 2019
1. Perseru Badak Lampung FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Perseru Badak Lampung FC
- Tanggal kejadian: 20 November 2019
- Jenis pelanggaran: 6 (Enam) kartu kuning dalam satu pertandingan
- Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

2. Ofisial Perseru Badak Lampung FC, Sdr. Petrovic Milan
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Perseru Badak Lampung FC
- Tanggal kejadian: 20 November 2019
- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan hingga masuk ke dalam lapangan
- Hukuman: Teguran keras

3. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persib Bandung vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 12 November 2019
- Jenis pelanggaran: Suporter melakukan pelemparan botol dan penyalaan flare (pengulangan)
- Hukuman: Denda Rp. 150.000.000

4. Pemain Arema FC, Sdr. Alfin Tuasalamony
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Persib Bandung vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 12 November 2019
- Jenis pelanggaran: Provokasi terhadap suporter lawan
- Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan

5. Ofisial Persipura Jayapura, Sdr. Arvydas Ridwan
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: PSM Makassar vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 18 November 2019
- Jenis pelanggaran: Berkata tidak patut terhadap wasit
- Hukuman: Larangan masuk ruang ganti pemain serta duduk di bench sebanyak 2 (dua) pertandingan