Sisi Lain Persik Kediri, Tim Yang Harus Berjuang dari Bawah

Sisi Lain Persik Kediri, Tim Yang Harus Berjuang dari Bawah

Unzilatur Rahmah
Rabu, 27 November 2019

Bola.eMadura.com - Ucapan selamat datang di Liga 1 mewarnai lolosnya Persik Kediri ke babak final Liga 2 2019. Persik Kediri memastikan lolos ke final Liga 2 setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh. Ia sekaligus menjadi tim promosi ke Liga 1 2020 musim depan.

Persik Kediri tampil bagus dan terus mempertahankan trend positif sejak masih di babak penyisihan dan babak 8 besar Liga 2. Trend positif ini mengantarkan Persik Kediri ke final Liga 2 2019 dan sangat layak masuk ke Liga 1 musim depan.

Dikutip dari akun instagram Pengamat Sepak Bola, Persik Kediri di kasta teratas Liga Indonesia terkahir kali saat bermain di ISL 2014.

Klub asal Jawa Timur ini bahkan pernah menjadi juara Liga Indonesia (sekarang Liga 1) selama 2 musim (2003 dan 2006).

Tetapi pada 2015, Persik Kediri terpaksa degradasi ke Liga 3 karena PT Liga Indonesia saat itu, memutuskan Persik tidak layak bermain di ISL 2015. Hasil verifikasi menunjukkan Persik Kediri sedang diterpa masalah finansial. Sehingga dianggap tidak layak berlaga di Liga 1.

Sejak saat itu, tim yang didirikan pada 19 Mei 1950 ini harus berjuang di kasta bawah (Liga 3). Perlahan, Persik Kediri menorehkan hasil yang bagus. Persik Kediri mampu kembali ke kasta teratas Liga Indonesia.

Berlaga di Liga 3 hanya semusim, tim berjuluk Macan Putih ini menjadi juara Liga 3 2018. Sekaligus menjadi tim promosi ke Liga 2. Di Liga 2 2019, Persik Kediri kembali berlaga di babak final melawan Persita Tangerang.

Berjuang dari bawah setelah dinyatakan tidak lolos verifikasi, tentu saja bukan perjuangan yang mudah. Apalagi Persik Kediri terus memperlihatkan trend positif dari musim ke musim.

Tim ini mempunyai kandang di Stadion Brawijaya akan turut mewarnai persaingan sengit di Liga 1 2020 musim depan.