Semen Padang FC terkena Sanksi FIFA Akibat Konflik dengan Pemain Asing

Semen Padang FC terkena Sanksi FIFA Akibat Konflik dengan Pemain Asing

Mohammad
Rabu, 27 November 2019

Bola.eMadura.com - Manajemen Semen Padang FC mendapat hukuman dari FIFA akibat laporan mantan pemainnya Tristan Koskor. semen Padang FC harus membayar ganti rugi lebih dari 300 juta kepada Tristan Koskor.

Konflik bermula saat Semen Padang FC mendatangkan tristan Koskor menjelang perhelatan Piala Presiden 2019. Tetapi pemain muda berusia 23 tahun itu gagal direkrut dan dimainkan di tim inti. Hal ini dikarenakan Koskor dianggap lambat beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.

Usai gagal direkrut di Semen Padang FC, Koskor mencoba peruntungan di Islandia. Namun sekarang Koskor sudah kembali ke klub lamannya, Tartu JK Tammeka.

Koskor merupakan pemain berkarakter penyerang asal Estonia. Pemain kelahiran Estonia 28 Nopember 1995 ini dicoret oleh Semen Padang FC tidak sesuai prosedur karena dianggap tidak produktif.

Kecewa, Koskor melaporkan pihak Manajemen Semen Padang FC ke FIFA atas dasar sengketa ketenagakerjaan.

Dilansir akun instagram Pengamat Sepak Bola, Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Hasfi Rafiq, menerima surat teguran dari FIFA yang dikirim melalui PSSI tentang sengketa ketenagakerjaan.

Dalam surat tersebut, Manajemen Semen Padang FC wajib memberikan kompensasi kepada Tristan Koskor.

Hasfi juga mengatakan, sengketa tersebut sudah bergulir sejak April 2019. Pihak manajemen juga telah mengirimkan surat balasan kepada FIFA. Awalnya, Koskor menuntut kompensasi sebesar 1,5 miliar rupiah.

Tetapi setelah menjalani proses, FIFA memutuskan agar Semen Padang FC membayar sebesar USD 18 ribu saja. Bila dirupiahkan, sekitar Rp. 253 juta. Ditambah bunga lima persen dari jumlah yang harus dibayarkan.

Selain itu, Semen Padang juga wajib membayar pemprosesan perkara sebesar 5 ribu Swiss Franc, atau sekitar Rp70 juta.