Rencana Pembangunan Training Camp Untuk Timnas Indonesia

Rencana Pembangunan Training Camp Untuk Timnas Indonesia

Unzilatur Rahmah
Selasa, 19 November 2019

Garuda Indonesia
Bola.eMadura.com - Training camp menjadi salah satu fasilitas yang saat ini dibutuhkan dan diprioritaskan di Timnas Indonesia. Selama ini, setiapkali mempersiapkan sebuah event, Timnas Indonesia selalu berpindah-pindah lokasi Training Center.

Selama ini, training center atau pemusatan latihan Timnas Indonesia dilakukan secara terpisah. Selain harus membayar sewa lapangan, PSSI juga harus membayar sewa hotel untuk penginapan selama masa TC.

Ketiadaan fasilitas Training Camp juga dianggap menjadi salah satu alasan mengapa jenjang karir antar usia di Timnas Indonesia kurang berkesinambungan.

Menyikapi hal ini, PSSI bersama pemerintah berencana membangun Training Camp untuk Timnas Indonesia. Lokasi pembangunan rencananya berada di daerah Sukabumi.

Dilansir dari halaman PSSI, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bersama wakilnya Iwan Budianto dan Cucu Seomantri serta anggota Komite Eksekutif PSSI, Pieter Tanuri, melihat langsung bakal lokasi TC tim nasional.

Lahan seluas 6 hektar telah disiapkan untuk membangun fasilitas TC serta sarana dan prasarana pendukungnya.

Harapannya, Training Camp ini bisa dimulai pembangunannya pada awal tahun 2020 mendatang. Sehingga fasilitas bisa selesai palin cepat jelang pelaksanaan Piala Dunia U20 tahun 2021.

Iriawan juga memohon dukungan dan doa masyarakat Indonesia, khususnya supporter setia Timnas Indonesia.

Rencana pembangunan Training Camp ini, juga telah memperoleh dukungan dari pemerintah. Dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dikutip dari aitus resmi PSSI, Menteri PU PR Mochamad Basoeki Hadimeljono menyatakan, pihaknya siap membantu membangunkan fasilitas bangunan serta akses jalan menuju training camp.

"Jika memang lahannya sudah ada dan siap, kami akan membantu," kata Basoeki saat menerima Waketum PSSI, Cucu Soemantri bersama anggota Komite Eksekutif PSSI Sonhadji di kantor Kementerian PUPR, Selasa (5/11/2019).