Cara Pelatih Baru Persija Jakarta Keluarkan Tim dari Zona Degradasi: Kuncinya di Rotasi Pemain

Cara Pelatih Baru Persija Jakarta Keluarkan Tim dari Zona Degradasi: Kuncinya di Rotasi Pemain

Unzilatur Rahmah
Sabtu, 16 November 2019

Sumber: instagram Persija Jakarta
Bola.eMadura.com - Hingga menjelang laga pekan ke-28 Shopee Liga 1 2019, Persija Jakarta berhasil keluar dari zona degradasi. Saat ini, klub berjuluk Macan Kemayoran ini berada di posisi ke-12 dengan perolehan 34 poin.

Ini cukup melegakan bagi supporter Persija. Mengingat Persija sudah berganti pelatih untuk ke sekian kalinya sejak Liga 1 2019 bergulir.

Edson Tavares memimpin Persija Jakarta sebagai pelatih kepala sejak akhir September lalu. Sejauh ia melatih, Persija sudah meraih 4 kali kemenangan dari 8 pertandingan. 2 kali imbang dan 2 kali kalah. Hal ini sudah jauh membaik dibandingkan sebelumnya.

Lalu apa rahasia Adson Tavares dalam memperbaiki performa Persija Jakarta di tengah jadwal Liga 1 2019 yang ketat?

Dilansir Tribunnews.com, pelatih berusia 63 tahun tersebut punya cara ampuh menjaga kebugaran para pemainnya di lapangan.

Edson Tavares menyiasati masalah jadwal yang padat dengan melakukan rotasi pemain Skuad Macan Kemayoran. Hal ini dilakukan, agar pemain bisa tampil bugar dan maksimal selama bermain di lapangan.

"Kami sudah melakukan rotasi, kami pernah coba Novri di kanan. Ismed kembali, saya pasang dia di kanan lagi. Saya juga sudah coba Resky, Rezaldi, Tony di kanan. Itu adalah rotasi," kata Tavares dilansir Tribunnews.com.

Rotasi tidak hanya dilakukan kepada pemain depan, tengah dan belakang. Bahkan posisi penjaga gawang juga dilakukan rotasi. Ketika Andritany Ardhiyasa berhalangan tampil atau ko disinya tidak maksimal, Tavares memiliki pilihan memasukan Shahar Ginanjar.

Dalam hal ini, Tavares betul-betul memanfaatkan peran pemain pelapis Persija Jakarta. Meski menjadi opsi kedua, pemain pelapis ini sangat penting dalam menopang tim utama.

Namun demikian, Tavares menuturkan terdapat beberapa pemain inti Persija Jakarta yang tetap dipaksa bermain penuh dan menjadi pilihan utama.

Pemain inti tersebut diantaranya Simic Xandao, Fachruddin dan Novri. Menurut Tavares, mereka sulit dirotasi karena mereka pemain penting. Sedangkan pemain lain masih memungkinkan untuk dirotasi.

Pemain inti tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga keseimbangan permainan Persija Jakarta.

Pelatih anyar Persija tersebut juga selalu menyiapkan opsi rotasi yang berbeda antar pertandingan. Sehingga pemain tidak kelelahan dan performa tetap terjaga.