Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1 2019, Madura United Ambil Pemain Promosi dari U-20

Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1 2019, Madura United Ambil Pemain Promosi dari U-20

Unzilatur Rahmah
Sabtu, 14 September 2019

Foto instagram @akademimaduraunited
Bola.eMadura.com - Menjelang putaran kedua Liga 1 2019 dimulai, Madura United FC mengambil pemain promosi dari tim Madura United U-20. Ini sedikit berbeda dengan kebanyakan klub Liga 1 2019 lainnya, yang merobak tim secara total.

Di saat klub lain melepas lalu merekrut pemain asing baru, Madura United justru mempromosikan pemain U-20 nya. Dikutip dari maduraunited.com, ada 5 pemain yang dipromosikan ke tim senior Madura United.

Mereka adalah Yulianto, Dhimas Bagus Pangestu, Syafiir Ridoni, Moh Kevy dan RB. Indra Lukman. Fawaid Anshori yang posisinya sebagai kiper, sudah bergabung terlebih dahulu dengan tim senior.

Dalam masa bursa transfer paruh musim Liga 1 2019, Madura United hanya melepas satu pemain. Pemain yang dilepas ialah Fachruddin Aryanto dengan status dipinjamkan ke Persija Jakarta. Sedangkan rekrutan bary Madura United di akhir putaran pertama hanya Ante Bakmaz.

”Pemain yang ada sudah cukup sesuai kebutuhan tim. Putaran pertama Madura United praktis bermain hanya dengan dua pemain asing dan sekarang sudah lengkap empat pemain,” ungkap Haruna dikutip dari maduraunited.com.

Untuk slot pemain asing, Madura United sejak awal sudah memiliki Jaimerson Xavier, Alexandar Rakic dan Zahrahan Krangar.

Namun, Zahrahan mengalami cedera sejak pertandingan perdana Madura United, Sehingga pemain asal Liberia tersebut belum pernah dimainkan selama putaran pertama.

Kehadiran Ante Bakmaz melengkapi jumlah maksimum pemain asing Madura United.

Madura United memang tidak terlalu banyak melakukan perombakan pemain pasa pertengahan musim Liga 1 2019.

Pelatih Rasiman mengharap sedikitnya perombakan tersebut, bisa menjadi keuntungan bagi tim. Karena para pemain sudah saling memahami karakter bermainnya masing-masing.

"Komposisi yang tidak banyak berubah harus bisa dimaksimalkan, karena para pemain sudah saling mengenal satu sama lain dan mereka sudah mulai ikatan emosional atas nama tim,” pungkas Rasiman dikutip maduraunited.com.