Alfred Riedl Gagal Melatih Persebaya, Wolfgang Pikal Menjadi Pelatih Kepala

Alfred Riedl Gagal Melatih Persebaya, Wolfgang Pikal Menjadi Pelatih Kepala

Mohammad
Jumat, 27 September 2019

Foto: instagram
Bola.eMadura.com - Meski sudah diumumkan secara resmi, Alfred Riedl gagal menjadi pelatih Persebaya Surabaya. Sebelumnya, Alfred Riedl diumumkan manajemen Persebaya sebagai pelatih kepala pengganti Djajang Nurjaman pada 23 Agustus 2019 lalu melalui akun instagram Persebaya.

Namun hingga kini, Alfed Riedl masih berada di Austria. Kabar terbaru, Alfred Riedl mengalami masalah jantung dan harus menjalani operasi bypass jantung.

"Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitas saya ke depan," kata Riedl dilansir Superball.id.

"Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass,” terang Alfred Riedl, dikutip superball.id dari laman resmi Persebaya Surabaya, Rabu (25/9/2019).

"Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan. Saya sangat sedih dan kecewa tidak bisa memberikan kabar lebih baik. Tolong sampaikan permohonan maaf saya kepada manajemen, media, dan seluruh suporter Persebaya. Semoga Anda semua bisa mengerti dan memahami,” pungkas pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia tersebut.

Kegagalan Alfred Riedl menangani Persebaya Surabaya, pihak manajemen menunjuk Wolfgang Pikal sebagai pelatih kepala dan Bejo Sugiantoro sebagai asisten pelatih. Sebelumnya, Wolfgang Pikal menjabat sebagai asisten pelatih bersama Bejo Sugiantoro.

Wolfgang Pikal dinilai lebih layak menjadi pelatih kepala. Pasalnya, Bejo Sugiantoro belum mendapatkan lisensi yang mumpuni.

Sedangkan Wolfgang Pikal sudah berlisensi A AFC Pro. Sehingga sudah memenuhi syarat menjadi pelatih kepala. Selanjutnya tinggal menunggu pengesahan dari PSSI.

Wolfgang Pikal dan Bejo Sugiantoro akan menangani Persebaya Surabayahingga akhir musim Liga 1 2019.

"Kombinasi ini sudah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa pertandingan transisi kemarin," kata manajer Persebata, Candra Wahyudi kutip dari laman Persebaya.id

Candra Wahyudi menambahkan, kemampuan teknis serta sikap disiplin Wolfgang Pikal seimbang dengan gaya permainan menarik yang ditonjolkan Bejo.