Gunakan Sistem Home-Away: Pengamanan Final Piala Presiden Ditingkatkan dan Harapkan Kedewasaan Supporter

mobile-menu

Gunakan Sistem Home-Away: Pengamanan Final Piala Presiden Ditingkatkan dan Harapkan Kedewasaan Supporter

Unzilatur Rahmah
Selasa, 09 April 2019

Final Piala Presiden 2019
Bola.eMadura.com - Final Piala Presiden 2019 akan digelar dengan sistem kandang-tandang. Sistem ini sedikit berbeda dari sebelumnya, dimana laga final digelar di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.

Persebaya Surabaya lolos ke final Piala Presiden 2019 setelah mengalahkan Madura United dengan skor agregat 2-4. Menyusul tim se provinsi Arema FC yang lebih dulu lolos usia mengalahkan Kalteng Putera dengan skor agregat 6-0.

Pada laga final, Piala Presiden 2019 mempertemukan dua tim dengan rivalitas yang cukup sengit; Persebaya Surabaya vs Arema FC. Kenyataan inilah yang mengkhawatirkan berbagai pihak, termasuk pihak keamanan Polda Jatim.

Dilansir kompas.com, menurut Kapolda Jawa Timur, pihaknya akan menambah personel untuk pengamanan laga final Piala Presiden. Menurutnya, pada laga pertandingan biasa, hanya 2.200 personel yang diturunkan.

Tetapi pada laga final, keamanan ditingkatkan dengan menambah jumlah menjadi 3.500 personel. Personel akan disebar di titik-titik rawan, selain di lokasi pertandingan.

Wakil Ketua SC, Brigjen Pol Lotharia Latief, sebagaimana dilansir pssi.org, juga menyatakan kesiapan panitia Piala Presiden 2019 untuk mengamankan dua laga final dengan sebaik mungkin. Dia juga meminta semua pihak untuk ikut menjaga kondusifitas partai final nanti.

 “Kami seluruh panitia sudah menyiapkan sebaik-baiknya (pengamanan laga final) dan harapan kami Piala Presiden berjalan aman dan lancar,” ungkap Latief di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat (5/4/2019) dilansir pssi.org.

 “Kami seluruh panitia baik SC dan OC (Organizing Committe) dan aparat keamanan akan siap untuk mengamankan. Saya menghimbau juga kepada para suporter, pemilik klub, pemain, wasit, dan semuanya juga mendukung,” tambahnya dikutip emadura dari situs resmi PSSI.

Di lain pihak, Djajang Nurjaman mengharap kedewasaan sikap masing-masing supporter. Baik itu Aremania (pendukung Arema FC) maupun Bonek (pendukung Persebaya Surabaya). Menurutnya, laga final Piala Presiden 2019 merupakan ujian kedewasaan bagi pendukung kedua tim.

"Kalau dua tim yang di lapangan tentu paham dengan sportivitas dan fairplay. Tetapi untuk suporter ini adalah ujian kedewasaan apakah mereka sudah berubah ataukah masih tetap seperti yang dulu? Tetapi saya pribadi berharap kedua suporter untuk menyudahi perseteruan tersebut," tegasnya Djanur dilansir pssi.org.

Final Piala Presiden 2019 leg pertama akan digelar pada Selasa (09/04/2019). Jadwal sebelumnya direncanakan pada pukul 19.30. Namun sedikit dimajukan menjadi pukul 15.30. Persebaya Surabaya menjadi tuan rumah pada leg pertama.

Sedangkan final leg kedua akan diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Jum’at, (12/04/2019). Semua pertandingan akan disiarkan secara live di Indosiar.