Skor Liga 2 Sudah Diatur? Ini Kabar Yang Beredar di Media

Skor Liga 2 Sudah Diatur? Ini Kabar Yang Beredar di Media

Unzilatur Rahmah
Senin, 03 Desember 2018

Ilustrasi
Bola.eMadura.com - Akhir liga Indonesia 2018 diwarnai dengan ragam permasalahan terkait profesionalisme sepak bola tanah air. Khususnya soal dugaan pengaturan skor liga.

Bila ini benar terjadi, tim liga 2 yang lolos ke liga 1 terbukti tidak murni karena perjuangan tim tersebut. Melainkan karena dalang yang mengatur skor tersebut.

Terkait dugaan pengaturan skor liga 2 2018, ini menjadi topik hangat yang dibahas dalam acara Mata Najwa trans 7 pada Rabu (28/11/2018) yang lalu. Untuk itu, kami mencatat beberapa hal yang diberitakan di media sebagaimana berikut:

Nama Vigit Waluyo Disebut dalam Dugaan Pengaturan Skor
Nama Vigit Waluyo memang mendadak viral baim di pemberitaan, media sosial maupun di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.

Pasalnya nama ini disebut oleh mantan runner pengaturan skor, Bambang Suryo dan Fakhri Husaini, mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 dalam acara Mata Najwa.

Vigit disebut Fakhri sebagai orang yang tidak asing lagi di dunia sepak bola Indonesia. Sedangkan Bambang Suryo lebih blak-blakan, menyebut Vigit sebagai sontoloyo.

Karena menurut Bambang, Vigit menjadi dalang dibalik pengaturan skor liga Indonesia. Vigit juga disebut menjalin banyak kerjasama dengan bandar judi.

Nama Anggota Exco PSSI Juga Disebut
Sebagaimana dilansir Surya.co.id, dalam acara Mata Najwa tersebut, diundang juga manajer Madura FC Januar Herwanto.

Januar Herwanto mengungkap timnya juga pernah diminta mengalah dalam pertandingan melawan PSS Sleman. Ia mengaku ditawari uang sejumlah 100 juta rupiah. Dan yang menawarinya ialah Hidayat, salah satu Exco PSSI.

Karena Januar menolak tawaran tersebut, ia malah diancam pemainnya akan dibeli. Januar juga sempat memperlihatkan screenshot percakapan bernada ancaman tersebut.

Namun Hidayat menyanggah hal tersebut saat dihubungi via telepon dalam acara Mata Najwa.

Beredar Screenshot Percakapan WA Di Twitter Soal Pengaturan Skor Untuk Tim Promosi ke Liga 1
Beredar pula screenshot percakapan Whatsapp yang menyebutkan bahwa tim yang akan lolos ke liga 1 memang sudah diatur jauh-jauh hati.

Sebagaimana dilansir BolaSport[.]com, percakapan seseorang yang disebut ‘neng’ dengan kontak yang diduga Egi Melgiansyah tersebut beredar dii Twitter.

Percakapan tersebut menjelaskan bahwa kontak yang diduga Egi Melgiansyah tersebut sudah tahu tim mana yang akan lolos ke liga 1 musim depan, bahkan sejak liga 2 baru memasuki fase penyisihan.

Berdasarkan percakapan tersebut, ada tiga tim yang aka  menjadi tim promosi musim 2019. Yakni PSS Sleman, Semen Padang, dan Kalteng Putra. PSS Sleman dan Semen Padang, memang sudah pasti naik tingkat ke liga 1 musim depan. Karena dua tim ini tampil di partai final Liga 2 pada Selasa (4/12/2018).

Sedangkan Kalteng Putra masih harus melawan Persita Tangerang untuk berebut posisi ke-3 di liga 2 2018.

Kemenpora Meminta Kerjasama PSSI Untuk Membawa Kasus Pengaturan Skor ke Ranah Hukum

Sebagaimana dilansir bola[.]com, pihak Kemenpora akan membawa kasus ini ke kepolisian. Melalui sekretaris menteri, Gatot S Dewa Broto, sekaligus meminta kerjasama PSSI untuk mengusut tuntas kasus dugaan pengaturan skor di liga 2 2018.

Ratu Tisha Destria selaku Sekjen PSSI menegaskan kesiapan untuk bekerja sama dengan Kemenpora atau pihak manapun yang terkait terhadap permasalahan tersebut. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam diskusi Free Kick yang diadakan PSSI Pers, Jumat (30/11/2018). "Kami bukan hanya bersedia, tapi memang sudah menunggu kerja sama yang erat antara Kemenpora dan PSSI. Kami akan terus melakukan follow up seperti apa. Namun, yang perlu diingat di dalam PSSI ada proses yang harus dilakukan sesuai dengan hukum persepakbolaan," ujar Ratu Tisha dikutip dari Bola[.]com.