Achsanul Qosasi, Warning Para Pemain Madura United

mobile-menu

Achsanul Qosasi, Warning Para Pemain Madura United

Aminullah
Kamis, 17 November 2016

BANGKALAN, Bola.eMadura.com – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, memberikan peringatan keras kepada para pemain yang membela klubnya. Achsanul tak ingin lagi melihat gawang Madura United kebobolan di menit-menit akhir, lebih khusus juga dalam pertandingan melawan Persija Jakarta Nanti.

Belakangan ini, gawang Madura United memang sangat rentan dibobol lawan pada menit akhir. Contohnya, pada dua pertandingan terakhir yakni melawan Persegres Gresik United dan PSM Makassar.

Dua gol bersarang ke gawang Laskar Sape Kerap dicetak setelah laga berjalan lebih dari 85 meit.

“Kebobolan di masa injury time tergolong banyak, setidaknya tercatat sebanyak 11 kali Madura United kemasukan gol di menit terakhir. Salah satunya saat hadapi PSM kemarin, pengalaman itu harus jangan terulang lagi,” pinta AQ, sapaan karib Achsanul.

AQ Ingatkan Madura United Agar Tak Kebobolan Menit Akhir

Tak cukup itu saja, AQ juga meminta Fabiano Beltrame dan kolega melipatgandakan semangat juang mereka pada enam pertandingan sisa Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Pasalnya, kini mereka berambisi mendapatkan gelar juara, bersaing dengan Arema Conus dan Persipura Jayapura.

“Menghadapi enam pertandingan sisa (ISC), tidak ada pilihan lain bagi Madura United untuk melipat gandakan semangat. Lawan yang akan dihadapi pada pertandingan selanjutnya tidak ada yang mudah,” tambahnya.

Momem kemenangan diharapkan oleh AQ bisa mulai dirangkai pada laga menjamu Persija Jakarta, Minggu (20/11/2016). Kemenangan pada laga ini bisa membuktikan mental juara Madura United. Dimana klub kebanggaan warga Pulau Madura ini bisa langsung bangkit usai kalah pada pekan lalu.

“Buktikan Madura United terdiri dari pemain yang memiliki mental juara. Jika pada pertandingan lalu kalah, maka bangkitlah di pertandingan selanjutnya,” sambung AQ.

Semua keinginan tersebut, sambung AQ, hanya bisa terwujud dengan sebuah kerja keras dari semua penggawa Madura United. Tak lupa juga mantan bendahara PSSI itu untuk terus memanjatkan do’a untuk menyertai kerja keras yang dilakukan.

“Untuk itu, jagalah amanah yang kalian miliki saat ini dengan berusaha sebaik mungkin dalam setiap pertandingan. Mari tanamkan dalam otak kecil dan berdoa bahwa Madura United juara,” tutup AQ.(kompasmadura)